Good Design & Poor Design


Kelompok 2
“Interaksi Manusia Dan Komputer Udinus”
1.Brahmantya Chanifan Dibyana(A12.2018.06058)
2.Intan Annisa(A12.2018.05919)
3.Muhammad Irhas Albais(A12.2018.05996)
4.Fakhrunnisa Nur Fajriya(A12.2018.06018)


A.GOOD DESIGN & POOR DESIGN
              Seiring berjalanya waktu dunia teknologi informasi semakin berkembang pesat dan akan selalu berkembang  sampa kapan pun, berbicara mengenai dunia teknologi tak akan jauh jauh dengan yang namanya computer,sejatinya sebuah computer mempunyai system didalamnya dan juga mempunyai tampilan atau interface tujuan diciptakanya sebuah interface adalah untuk mempermudah user dalam pekerjaan serta tugasnya dan dengan adanya interface atau tampilan proses pemahaman terhadap user baru akan lebih cepat dan dikesempatan kali ini kami akan membahas beberapa design web E-commerce yang ada di Indonesia dan kami juga akan mengkritisi beberapa hal didalam nya atau istilahnya “GOOD & POOR “ Mari kita bahas satu persatu :
     
1.Apa itu Good Design

JIka kita lihat dari asal arti bahasanya yakni “Good” yang berarti bagus dan “Design“ yang berarti rancangan atau perencanaan.
              Dari pengertian secara bahasa diatas dapat kita simpulkan bahwa “Good Design “ adalah desain yang dapat memenuhi kebutuhan khalayak dan mampu memberi kesan terbaik bagi seorang user dalam memakai aplikasi tersebut.

2.Poor Design
              Poor Design adalah kebalikan dari good design yakni sebuah design yang bisa dibilang lebih banyak yang tidak suka daripada yang suka baik dari segi tampilan maupun dari segi fungsional dan tidak memberi feedback yang baik terhadap user.

B.CONTOH DARI GOOD & POOR DESIGN
              1.Situs Web Bukalapak & Shopee
             






·       Segi User Interface
Dari segi Ui kedua laman web ini bisa dibilang hampir sama,tapi shopee lebih unggul dari masalah kerapian sebab mereka menaruh ikon untuk kategori nya jelas dan disertai keterangan dan membuat user untuk pertama kali yang akan mengakses web tersebut lebih mudah dan nyaman
·       Segi efisiensi dalam Pembayaran




Shopee memang lebih unggul sebelumnya ,mempunyai tampilan yang jadi satu baik itu penulisan alamat dan nama penerima di cantumkan jadi satu,bagi beberapa orang tampilan seperti ini memang lebih cepat dalam pemilihan jenis pembayaran tapi itu berlaku hanya untuk beberapa orang saja misalnya ada user yang cukup lanjut usia diatas 50 tahun yang ingin order pasti akan lebih samar dengan tampilan yang shoppe miliki daripada bukalapak yang laman pembayaran dan pengiriman dibuat berbeda dan dengan warna yang lebih mencolok.
·       Pop Up Notifikasi
              Sudah sewajarnya sebuah online shop mempunyai sebuah notifikasi untuk memberikan feedback kepada  user setelah melakukan beberapa perintah yang akan user akses




                  






              Bukalapak sendiri mempunya senuah toggle notiffikasi yang sangat jelas dan terbagi dalam beberapa sub yang berbeda,mungkin hal ini sepele tapi menurut beberapa user pasti akan lebih efisien dalam hal kenyamanan.
berbeda hal dengan bukalapak, shopee sebagai kompetitornya pun punya keunikan tersendiri dalam hal penyajian notifikasi sperti yang tertera digambar atas tersebut,tentunya sebagai user pasti akan kurang nyaman jika harus dicampur jadi satu antara notifikasi promo dari shopee dan status order dan pasti akan bingung ditambah lagi tulisan kecil di pojok atas dan notif chat dari penjual yang terpasang dipojok bawah membuat beberapa user akan kesulitan jika itu adalah pertama kalinya dia menjadi user shopee.
Kategori
Good
Poor

Bukalapak
shopee
Bukalapak
Shopee
User Interface

ü   
û   

Efisiensi
ü   


û   
Pop Up Notifikasi
ü   


û   



2.Blibi & Tokopedia
·       User Interface

Pada dasarnya kedua user interface dari online shop ini bisa dibilang cukup mirip dan lumayan kontras dengan perpaduan antara warna cerah yang sama membuat  user kurang nyaman untuk berlama lama pada bagian homescreen  satu hal yang cukup simple namun kurang diperhatikan oleh pihak tokopedia adalah peletakan toogle untuk bagian kategori pada UI tokopedia yang tidak terlalau mencolok membuat bingung sebagian user baru karena perpaduan warna nya hampir terkesan mati
Pada bagian suggest barang kedua platform ini sangat mirip hanya saja ada sedikit improvisasi pada masing masing bagian sesuai dengan ciri khas masing masing platform tetapi ada beberapa hal yang mungkin dianggap sederhana dan ngga terlalu penting tapi cukup berpengaruh untuk beberapa orang yang notabenya adalah seseorang yang perfeksionis yakni tidak adanya tabel pemisah kategori dibagian sisi kiri pada blibli terkesan berantakan.
·       Segi Efisiensi


 
Pada bagian ini tidak banyak yang bisa dikritisi karena cukup atau bahkan mirip sekali tapi untuk masalah detail informasi blibli jauh lebih baik dalam hal ini




Tentunya bagian ini merupakan bagian inti dari sebuah platform online shop dan sebagian user pasti akan males untuk scroll kebawah untuk melihat detail barang atau malah kadang ada sebagian user yang hanya melihat harga yang tertera saja dibawah tanpa melihat feedback atau rating dari penyedia barang di toko tersebut,mungkin pihak tokopedia menydari hal tersebut sehingga dengan ditempatkan dibagian kiri atas maka user akan merasa lebih mudah dalam hal efisiensi akses.
Kategori
Oood
poor

Blibli
Tokopedia
Blibli
Tokopedia
User Interface
ü   


û   
Efisiensi

ü   
û   


Semua data analisa diatas oleh kami belum tentu bisa dijadikan patokan atau ukuran bagus tidaknya sebuah interface design dalam suatu system,perlu diingat semua aspek punya yang namanya kelebihan dan kekurangan masing masing, semua developer platform yang kami sebutkan diatas pastinya sudah bekerja sebaik dan semaksimal mungkin maka dari itu jadilah user yang smart dalam mengnyikapi masalah dengan kedewasaan dan menghargai satu sama lain. Terima kasih
             

Komentar

  1. Berikut review mengenai analisa Anda:
    1. Harap dibiasakan jika memberikan pengertian atau konsep mengenai sesuatu, harap mencantumkan sumber pustaka yang relevan. Jangan hanya berdasarkan pemahaman pribadi, atau bahkan mengutip tanpa mencantumkan sumber.

    2. Karena pendekatan perbandingan yang kalian gunakan adalah 1 vs 1, maka sebaiknya perlu diberikan alasan mengapa website tersebut saling "ditandingkan".

    3. Tampilan gambar kurang informatif, penataan paragraf juga kurang rapi.

    4. Ketajaman analisa perlu untuk ditingkatkan. Diawal sudah bagus karena terdapat usaha untuk memberikan introduction mengenai apa itu Good Design, dll. Hanya saja, untuk poin yang dianalisa tidak seragam, dan agak "bias". Mungkin bisa belajar untuk menggunakan pustaka-pustak yang relevan..

    But, It's okay, namanya juga mencoba :)
    ~Not Good enough

    BalasHapus

Posting Komentar